Skip to main content

MIMS Mikrobiologi Medis

  • 6th Edition -
  • Latest edition
  • Authors: Richard Goering, Hazel M. Dockrell, Mark Zuckerman, Peter L. Chiodini
  • Editors: Mardiastuti H Wahid, Ardiana Kusumaningrum, Fithriyah Sjatha
  • Language: Indonesian

Purchase options

Key features

Mempelajari konsep mikrobiologi dan parasitologi secara komprehensif

sesuai dengan yang Anda butuhkan. Edisi MIMS ini telah direvisi dan

diperbaharui agar relevan secara klinis. Dengan pendekatan berbasis

sistem organ yang diperkaya dengan gambar ilustrasi berwarna membuat materi lebih mudah untuk dipahami dan diperbarui.

• Mempelajari tentang infeksi terkait dengan sistem tubuh/organ utama

dan memahami mengapa sistem tersebut merupakan lingkungan

yang memungkinkan mikroba dapat berkembang dan menimbulkan

perubahan patologis. Pendekatan berdasarkan sistem di bidang

mikrobiologi dan parasitologi ini menggunakan pengajaran terintegrasi

dan berdasarkan kasus yang menempatkan ‘parade mikroba’ ke dalam

konteks klinis.

• Mengulas mata ajar berdasarkan masalah secara efektif dengan

bantuan pendahuluan pada setiap bab dan kotak ‘Pembelajaran

dalam Mikrobiologi’ yang menitikberatkan pada relevansi klinis materi pembelajaran, menawarkan akses yang mudah untuk memahami

konsep penting dan menyediakan instrumen kajian yang berharga.

• Memahami mikrobiologi berdasarkan sistem organ atau patogen melalui ‘Parade Patogen’ yang tersedia di beberapa bab - untuk pencarian cepat, daftar kata sulit untuk berbagai virus, bakteri dan jamur.

• Bagian ‘Vaccine Parade’ yang disajikan secara elektronik (terlampir),

dapat digunakan sebagai referensi cepat untuk mengetahui cakupan

vaksin yang umum digunakan saat ini dan dapat digunakan pada praktik klinis sehari - hari.

• Pemahaman epidemiologi serta peran pentingnya secara mendalam,

akan memudahkan Anda dalam melakukan identifikasi berbasis bukti

berupa faktor risiko serta target untuk pencegahan penyakit.

• Memahami dan menguasai konsep penting dengan mudah, yang

disajikan dalam format kode warna yang mudah dipahami, teks singkat,

kotak ‘Fakta Kunci’, serta ilustrasi yang dinamis.

• Berbagai informasi baru yang makin berkembang mencerminkan

semakin pentingnya peran mikrobiota manusia dan pendekatan

molekuler terkini.

• Dapatkan konten lengkap yang menyeluruh melalui eBook interaktif

disertai berbagai materi tambahan untuk meningkatkan proses

pembelajaran dan retensi pengetahuan - termasuk materi penilaian

mandiri dan kasus klinis untuk menguji pemahaman Anda, sekaligus

membantu persiapan ujian.

Table of contents

Kata pengantar oleh Cedric Mims vii

Kata pengantar untuk edisi keenam viii

Ucapan terima kasih edisi asli ix

Ucapan terima kasih edisi Indonesia ix

Pendekatan kontemporer terhadap mikrobiologi x

BAGIAN 1

PATOGEN

1 Patogen sebagai parasit 2

Penerjemah: Alice Tamara 2

Variasi patogen 2

Hidup di dalam atau luar sel 3

Sistem klasifi kasi 4

2 Bakteri 6

Penerjemah: Alice Tamara 6

Struktur 6

Nutrisi 8

Pertumbuhan dan pembelahan 10

Ekspresi gen 11

Kelangsungan hidup di lingkungan

yang merugikan 15

Elemen genetik yang dapat bergerak

(mobile genetic elements) 15

Mutasi dan transfer gen 20

Genom bakteri yang penting secara medis 23

Parade Patogen– bakteri 28

3 Virus dan prion 51

Penerjemah: Nathaniel Aditya 51

Kelompok besar virus 51

Infeksi pada sel inang 52

Replikasi 53

Akibat infeksi virus 56

Patogenesis prion 59

Perjalanan, transmisi, dan diagnosis

penyakit prion 61

Pencegahan dan tata laksana penyakit prion 63

Parade Patogen – virus 64

Parade Patogen – penyakit prion 75

Jamur 77

Penerjemah: Jilly Octoria Tagore Chan 77

Kontributor: Mardiastuti 77

Kelompok utama jamur penyebab penyakit 77

Parade Patogen – jamur 80

5 Protozoa 85

Kontributor: Ika Puspa Sari 85

Parade Patogen – protozoa 88

6 Cacing 92

Kontributor: Ika Puspa Sari 92

Siklus hidup 93

Cacing dan penyakit 93

Parade Patogen – cacing/helminth 96

7 Artropoda 101

Kontributor: Ika Puspa Sari 101

8 Hubungan pejamu-parasit 104

Penerjemah: Jilly Octoria Tagore Chan 104

Mikrobiota dan mikrobioma 104

Hubungan simbiosis 107

Karakteristik parasit 109

Evolusi parasitisme 110

BAGIAN 2

KONFLIK

9 Latar belakang penyakit menular 116

Penerjemah: Nathaniel Aditya 116

Hubungan pejamu dan parasit 120

Penyebab penyakit menular 121

Gradien respons biologis 122

10 Proses masuk, keluar, dan transmisi 124

Penerjemah: Nathaniel Aditya 124

Situs masuk 125

Proses keluar dan transmisi 131

Jenis transmisi yang terjadi antarmanusia 133

Transmisi dari hewan 138

11 Imunitas yang bekerja 144

Penerjemah: Nathaniel Aditya 144

Komplemen 144

Protein fase akut dan reseptor

pengenal pola (pattern recognition receptors) 145

Demam 146

Sel natural killer 146

Fagositosis 147

Sitokin 149

Imunitas yang diperantarai antibodi 152

Imunitas yang dimediasi sel 155

Pemulihan dari infeksi 159

12 Penyebaran dan replikasi 161

Penerjemah: Tamara Tango 161

Karakteristik infeksi superfi sial dan sistemik 162

Mekanisme penyebaran melalui tubuh 163

Determinan genetik dari penyebaran

dan replikasi 166

Faktor-faktor lain yang memengaruhi

penyebaran dan replikasi 167

13 Strategi-strategi keberlangsungan

hidup parasit dan infeksi-infeksi persisten 169

Penerjemah: Tamara Tango 169

Strategi kelangsungan hidup parasit 171

Penyembunyian antigen-antigen 171

Variasi antigenik 176

Imunosupresi 178

Infeksi-infeksi persisten 180

14 Konsekuensi patologis dari infeksi 185

Penerjemah: Indah Fitriani 185

Patologi yang disebabkan secara

langsung oleh mikroorganisme 185

Diare 189

Aktivasi patologis mekanisme

imun bawaan 191

Konsekuensi patologis dari respons imun 193

Ruam kulit 198

Virus dan kanker 199

BAGIAN 3

MANIFESTASI KLINIS DAN DIAGNOSIS

INFEKSI BERDASARKAN SISTEM TUBUH

15 Infeksi saluran pernapasan bagian atas 206

Penerjemah: Jilly Octoria Tagore Chan 206

Rinitis 206

Faringitis dan tonsilitis 209

Parotitis 216

Otitis and sinusitis 217

Epiglotitis akut 219

Infeksi rongga mulut 219

16 Infeksi saluran pernapasan bagian bawah 222

Penerjemah: Jilly Octoria Tagore Chan 222

Kontributor: Ika Puspa Sari 222

Laringitis dan trakeitis 222

Difteri 222

Batuk rejan (whooping cough) 224

Bronkitis akut 225

Eksaserbasi akut bronkitis kronik 226

Bronkiolitis 226

Infeksi respiratory syncytial virus (RSV) 226

Hantavirus pulmonary syndrome

(HPS) 227

Pneumonia 227

Pneumonia bakterial 228

Pneumonia virus 235

Infeksi virus parainfl uenza 235

Infeksi adenovirus 236

Infeksi human metapneumovirus 236

Infeksi human bocavirus 236

Infeksi virus infl uenza 236

Sindrom pernapasan akut parah (severe

acute respiratory syndrome- ‘SARS’) dan

sindrom saluran pernapasan Timur Tengah

oleh coronavirus (middle east respiratory

syndromecoronavirus- ‘MERS’) 242

Infeksi virus campak 244

Infeksi cytomegalovirus 245

Tuberkulosis 245

Fibrosis sistik 249

Abses paru 249

Infeksi jamur 250

Infeksi protozoa 252

17 Infeksi kardiovaskular 254

Penerjemah: Alice Tamara 254

Kontributor: Ardiana Kusumaningrum 254

Penyakit jantung reumatik 256

18 Infeksi saluran kemih 258

Penerjemah: Alice Tamara 258

Akuisisi dan etiologi 258

Patogenesis 259

Manifestasi klinis dan komplikasi 261

Diagnosis laboratorium 262

Terapi 263

Pencegahan 264

19 Infeksi menular seksual 265

Penerjemah: Alice Tamara 265

Kontributor: Ika Puspa Sari 265

Infeksi menular seksual dan perilaku seksual 265

Sifi lis 265

Gonore 269

Infeksi chlamydia 272

Penyebab lain limfadenopati inguinalis 273

Mycoplasma

and uretritis

non-gonokokus 275

Penyebab lain vaginitis dan uretritis 275

Herpes genitalis 276

Infeksi human papillomavirus 277

Human immunodefi ciency virus

278

Infeksi menular seksual oportunistik 289

Infestasi artropoda 289

20 Infeksi saluran pencernaan 291

Penerjemah: Indah Fitriani 291

Kontributor: Ika Puspa Sari 291

Penyakit diare yang disebabkan oleh

infeksi bakteri atau virus 292

Keracunan makanan – diare yang

berhubungan dengan toksin bakteri 303

Virus penyebab diare 307

Helicobacter pylori

dan penyakit

tukak lambung 310

Parasit dan saluran gastrointestinal 311

Infeksi sistemik yang diinisiasi

dari saluran pencernaan 318

21 Infeksi obstetri dan perinatal 333

Penerjemah: Tamara Tango 333

Kontributor: Ika Puspa Sari 333

Infeksi selama kehamilan 333

Infeksi kongenital 334

Infeksi yang terjadi pada periode

persalinan 340

22 Infeksi sistem saraf pusat 344

Penerjemah: Karina Teja Putri 344

Invasi pada sistem saraf pusat 344

Respons tubuh terhadap infeksi 345

Meningitis 347

Ensefalitis 352

Penyakit neurologis dengan

kemungkinan etiologi virus 358

Ensefalopati spongiform disebabkan

oleh agen tipe scrapie 358

Penyakit SSP yang disebabkan oleh parasit 358

Abses otak 360

Tetanus dan botulisme 361

23 Infeksi pada mata 363

Penerjemah: Nathaniel Aditya 363

Konjungtivitis 363

Infeksi pada lapisan dalam mata 366

24 Infeksi kulit, jaringan lunak, otot,

dan sistem-sistem terkait 369

Penerjemah: Karina Teja Putri 369

Kontributor: Ika Puspa Sari 369

Infeksi bakteri pada kulit, jaringan

lunak, dan otot 371

Penyakit mycobacteria pada kulit 377

Infeksi jamur pada kulit 380

Infeksi parasitik pada kulit 385

Manifestasi mukokutan infeksi virus 386

Infeksi virus smallpox 394

Infeksi virus campak 395

Infeksi virus rubella 397

Ruam makulopapular lain yang

berhubungan dengan infeksi yang

terkait dengan perjalanan 397

Infeksi-infeksi lain yang

menyebabkan lesi kulit 398

Sindrom Kawasaki 398

Infeksi virus pada otot 398

Infeksi parasit pada otot 399

Infeksi sendi dan tulang 400

25 Infeksi sistem hemopoetik 403

Kontributor: Ardiana Kusumaningrum 403

Penanda biologis menjadi parameter

pendukung diagnosis sepsis 406

26 Infeksi yang ditularkan oleh

vektor (Vector-borne infections) 407

Penerjemah: Karina Teja Putri 407

Kontributor: Ika Puspa Sari,

Fithriyah Sjatha 407

Infeksi arbovirus 407

Infeksi yang disebabkan oleh riketsia 411

Infeksi borrelia 414

Infeksi protozoa 417

Infeksi cacing 424

27 Zoonosis multisistem 427

Penerjemah: Tamara Tango 427

Kontributor: Ardiana Kusumaningrum 427

Demam berdarah dengan sindrom

ginjal (haemorrhagic fever with

renal syndrome (HFRS)) 427

Demam ebola dan demam

berdarah Marburg 427

Antraks 430

Pes 431

Infeksi Yersinia enterolitica 433

Tularemia 433

Infeksi pasteurella multocida 433

Leptospirosis 434

Demam gigitan tikus 435

Brucellosis 436

Infeksi cacing 437

28 Fever of unknown origin 440

Penerjemah: Karina Teja Putri 440

Defi nisi fever of unknown origin 440

Penyebab-penyebab FUO 440

Investigasi dari FUO klasik 441

Pengobatan FUO 444

FUO pada kelompok pasien tertentu 444

29 Infeksi pada hospes/pejamu

immunocompromised 446

Penerjemah: Jilly Octoria Tagore Chan 446

Pejamu yang immunocompromised 446

Infeksi pejamu dengan defi siensi

imun bawaan akibat faktor fi sik 449

Infeksi yang terkait dengan

imunodefi siensi adaptif sekunder 451

Patogen oportunis penting lainnya 453

BAGIAN 4

DIAGNOSIS DAN KONTROL

30 Diagnosis infeksi dan pemeriksaan

mekanisme pertahanan inang 462

Penerjemah: Indah Fitriani 462

Tujuan laboratorium mikrobiologi klinis 462

Pemrosesan spesimen 462

Kultivasi (biakan) mikroorganisme 463

Identifi kasi mikroorganisme yang

ditumbuhkan pada biakan 464

Teknik laboratorium non-biakan untuk

diagnosis infeksi 467

Metode deteksi antibodi untuk

diagnosis infeksi 475

Pemeriksaan sistem imun 476

Menyatukan semuanya: deteksi,

diagnosis, dan epidemiologi 478

31 Menyerang musuh: agen

antibakteri dan kemoterapi 479

Penerjemah: Karina Teja Putri,

Nathaniel Aditya, Tamara Tango 479

Kontributor: Ardiana Kusumaningrum,

Fithriyah Sjatha, Ika Puspa Sari,

Mardiastuti H Wahid 479

Toksisitas selektif 479

Penemuan dan pengembangan

agen antibakteri 479

Klasifi kasi agen antibakteri 481

Resistensi terhadap agen antibakteri 481

Klasifi kasi agen antibiotik 484

Inhibitor sintesis dinding sel 484

Inhibitor sintesis protein 490

Inhibitor sintesis asam nukleat 497

Antimetabolit yang memengaruhi

sintesis asam nukleat 499

Agen lain yang memengaruhi DNA 501

Inhibitor fungsi membran sitoplasma 501

Antiseptik saluran kemih 502

Agen antituberkulosis 502

Agen antibakteri dalam praktik 503

Pengujian antibiotik 505

Terapi antivirus 506

Agen antijamur 514

Agen antiparasitik 516

Pengendalian dengan kemoterapi

dibandingkan dengan vaksinasi 520

Pengendalian vs eradikasi 521

Pengunaan dan penyalahgunaan agen

antimikroba 522

32 Melindungi pejamu: vaksinasi 524

Penerjemah: Indah Fitriani 524

Vaksinasi – sejarah selama empat ratus tahun 524

Tujuan vaksinasi 525

Terdapat banyak jenis vaksin

yang berbeda 525

33 Imunitas aktif, pasif, dan adaptif 540

Penerjemah: Tamara Tango 540

Imunoterapi adaptif 540

Imunoterapi pasif 541

Imunostimulasi seluler non spesifi k 544

Koreksi imunodefi siensi pejamu 544

Probiotik 544

34 Pengendalian infeksi 546

Penerjemah: Tamara Tango 546

Infeksi yang umum didapat di rumah sakit 546

Penyebab penting infeksi yang didapat

di rumah sakit 547

Sumber dan rute penyebaran infeksi

yang didapat di rumah sakit 549

Faktor pejamu dan infeksi yang didapat

di rumah sakit 550

Dampak infeksi yang didapat di rumah sakit 551

Pencegahan infeksi yang didapat di rumah sakit 551

Investigasi infeksi terkait pelayanan kesehatan 554

Sterilisasi dan disinfeksi 559

Bibliografi 565

Indeks 567

Product details

  • Edition: 6
  • Latest edition
  • Published: March 29, 2021
  • Language: Indonesian

About the authors

RG

Richard Goering

Affiliations and expertise
Professor and Chair, Department of Medical Microbiology and Immunology, Creighton University School of Medicine, Omaha, Nebraska, USA

HD

Hazel M. Dockrell

Affiliations and expertise
Professor of Immunology, Faculty of Infectious and Tropical Diseases, London School of Hygiene and Tropical Medicine, London, UK

MZ

Mark Zuckerman

Affiliations and expertise
Consultant Virologist and Honorary Senior Lecturer, South London Specialist Virology Centre, King’s College Hospital NHS Foundation Trust, King’s College London School of Medicine, London, UK

PC

Peter L. Chiodini

Affiliations and expertise
Consultant Parasitologist, Hospital for Tropical Diseases, London; Honorary Professor, London School of Hygiene and Tropical Medicine, London, UK